
KEPULAUAN MERANTI — Respon.co.id – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, jajaran Polres Kepulauan Meranti semakin intensif turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan Jumat Keliling, personel kepolisian menyambangi masjid dan sejumlah titik aktivitas warga untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan yang digelar Jumat (28/8/2026) tersebut dilaksanakan jajaran Polsek di sejumlah wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Selain menyampaikan pesan Kamtibmas, personel juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dan menciptakan suasana Pilkades yang aman, tertib serta damai.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian dari langkah pencegahan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
«“Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin personel juga hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, menyampaikan imbauan dan bersama-sama mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujar Gede.»
Menurut Kapolres, menjaga Kamtibmas membutuhkan kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Karena itu, warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghidupkan kembali Siskamling serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
«“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Karena itu kami mengajak seluruh warga menjaga lingkungan, mengaktifkan kembali Siskamling dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan,” katanya.»
Karhutla Jadi Perhatian Serius
Dalam setiap kunjungan, personel juga memberikan edukasi mengenai bahaya Karhutla. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan memerun, serta tidak membakar sampah sembarangan.
Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api sekecil apa pun dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Kapolres mengingatkan bahwa kebiasaan membakar lahan atau sampah dapat menimbulkan dampak luas apabila api merambat dan sulit dikendalikan.
«“Jangan sampai kebiasaan membakar untuk membersihkan lahan atau sampah justru menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat. Kami meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” tegasnya.»
Polsek Rangsang Sambangi 16 Masjid
Salah satu kegiatan dilakukan jajaran Polsek Rangsang yang dipimpin Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H. Bersama Ps. Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas, personel menyambangi 16 masjid di sejumlah desa.
Di antaranya Masjid Al Irsyad, Al Islah dan Babussalam di Desa Tanjungsamak, Masjid Sabilunnaja Desa Dwi Tunggal, Masjid Al Ikhlas Desa Gemalasari, Masjid Ihtihad Desa Topang, serta masjid di Desa Sungai Gayung Kiri, Wonosari, Repan, Tanjung Gemuk, Tanjung Medang, Kayuara, Beting, Sonde dan Bungur.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak menjaga keamanan lingkungan, mengaktifkan kembali Siskamling dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas.
Rangsang Barat Beri Sarana Kontak untuk Masjid
Sementara di Kecamatan Rangsang Barat, jajaran Polsek yang dipimpin Kapolsek Rangsang Barat IPDA Sukardi, S.I.P., hadir dalam kegiatan keagamaan di Masjid Sahbilal Muhtadin, Desa Bantar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rangsang Barat Jefri, S.Ip., Ketua LAM Rangsang Barat H. Suardi, Ketua MUI Rangsang Barat H. Dahroji, S.Ag., penceramah Ustadz H. M. Khozin, MA., jemaah serta personel Polsek Rangsang Barat.
Selain melakukan pengamanan, jajaran kepolisian juga menyerahkan dua unit kipas angin sebagai sarana kontak untuk mendukung fasilitas masjid.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat.
Pilkades Damai, Jangan Terprovokasi
Menjelang Pilkades, Kapolres Gede mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai sumber konflik.
«“Untuk wilayah yang melaksanakan Pilkades, kami juga mengingatkan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan,” katanya.»
Kapolres meminta calon, pendukung, tokoh masyarakat dan seluruh warga bersama-sama menjaga suasana demokrasi tetap sehat.
«“Kami mengajak semua pihak menahan diri, tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi yang baik. Pilkades harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang memperkuat persatuan masyarakat, bukan sebaliknya,” tegas Gede.»
Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus ditingkatkan agar berbagai persoalan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini.
«“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi selalu ada dan mudah dihubungi ketika membutuhkan bantuan. Dengan komunikasi yang baik, banyak potensi gangguan bisa kita cegah sebelum berkembang menjadi masalah,” pungkasnya.»
Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling jajaran Polres Kepulauan Meranti berlangsung aman dan kondusif.
Polres Kepulauan Meranti memastikan upaya menjaga Kamtibmas, mencegah Karhutla dan mengawal tahapan Pilkades akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pencegahan serta keterlibatan aktif masyarakat.
Masyarakat juga diimbau memanfaatkan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan Kamtibmas di lingkungan sekitar.


Tidak ada komentar