
SELATPANJANG — Respon.co.id – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya legislatif dalam memastikan pelayanan publik, sarana prasarana, serta program peningkatan literasi berjalan optimal.
Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Cun Cun, SE, MSi, bersama anggota Komisi III, Pazrul Amraini, S.Pd, Darsini, SM, dan Nina Surya Fitri, SH, M.Kn.
Kedatangan rombongan Komisi III disambut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepulauan Meranti, Atan Ibrahim, didampingi Sekretaris Dinas Ahmad Safii, beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional.
Dalam kunjungan tersebut, para legislator meninjau langsung kondisi fasilitas dan sarana prasarana perpustakaan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai program strategis untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat di Kepulauan Meranti.
Ketua Komisi III, Cun Cun, menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia daerah. Menurutnya, perpustakaan harus mampu bertransformasi menjadi pusat pembelajaran dan ruang publik yang aktif, nyaman, serta mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan jantung literasi daerah. Kami di Komisi III berkomitmen penuh untuk terus mendorong dan bersinergi bersama Dinas Perpustakaan agar fasilitas ini benar-benar hidup dan menjadi wadah utama dalam mencetak generasi Kepulauan Meranti yang cerdas dan berkualitas,” ujar Cun Cun.

Ia menambahkan, penguatan perpustakaan membutuhkan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, baik dalam peningkatan fasilitas, pengembangan koleksi bacaan maupun penerapan teknologi digital.
Hal senada disampaikan anggota Komisi III, Pazrul, Darsini dan Nina. Mereka menilai peningkatan budaya baca harus menjadi perhatian bersama, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi generasi muda.
Karena itu, pembaruan koleksi buku, pengembangan perpustakaan digital, digitalisasi arsip serta penyediaan ruang baca yang nyaman dinilai penting untuk membuat perpustakaan semakin menarik bagi masyarakat.
“Kami sepakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan ini. Dengan minat baca yang tinggi, kita sedang berinvestasi untuk masa depan sumber daya manusia Kepulauan Meranti yang mampu bersaing dan berdaya saing tinggi,” ungkap perwakilan anggota Komisi III.
Melalui sidak dan dialog bersama jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Komisi III DPRD Kepulauan Meranti berharap berbagai program peningkatan literasi dapat terus dikembangkan secara inovatif dan menyentuh masyarakat secara lebih luas.
Komisi III juga mendorong agar perpustakaan daerah tidak hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi berkembang menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, modern dan nyaman, sekaligus menjadi salah satu pusat pengembangan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Tidak ada komentar