
MERANTI – Program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus menunjukkan perkembangan.
Hingga 1 September 2026, sedikitnya 55 sekolah telah mendapatkan persetujuan pelaksanaan pekerjaan dan memasuki tahap Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Perkembangan ini menjadi kabar positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain jumlah sekolah yang telah masuk tahap pelaksanaan terus bertambah, jumlah sekolah yang diusulkan dalam program revitalisasi juga mengalami peningkatan dari usulan awal sebanyak 97 sekolah menjadi lebih dari 100 sekolah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras), Feni Utami, membenarkan perkembangan tersebut.
“Untuk saat ini sudah ada lebih kurang 55 sekolah yang telah disetujui pelaksanaan pekerjaannya atau sudah memasuki tahap PKS,” ujar Feni.
Ia menjelaskan, dari 55 sekolah yang telah memperoleh persetujuan pelaksanaan pekerjaan tersebut, pagu anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp31 miliar lebih.
“Untuk 55 sekolah yang sudah disetujui tahap pelaksanaan pekerjaannya (PKS), ini akan memakan pagu anggaran sekitar lebih kurang Rp31 miliar lebih. Kita harapkan pengerjaannya berjalan lancar dan sesuai dengan harapan kita bersama,” katanya.
Usulan Sekolah Bertambah
Feni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya meningkatkan jumlah sekolah yang mendapatkan kuota revitalisasi.
Upaya tersebut akan dilakukan hingga akhir 2026, mengingat kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Kepulauan Meranti masih cukup besar.
“Dari 97 sekolah yang kita usulkan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekarang meningkat menjadi sekitar 100-an lebih sekolah. Tentunya ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan,” ungkapnya.
Menurut Feni, bertambahnya jumlah sekolah yang masuk dalam usulan menjadi peluang bagi semakin banyak satuan pendidikan untuk mendapatkan dukungan perbaikan maupun pembangunan sarana dan prasarana.
Dinas Pendidikan Gencarkan Anev
Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini juga terus melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah yang telah memulai pekerjaan fisik.
Pemantauan dilakukan melalui kegiatan analisis dan evaluasi (Anev) secara langsung ke sejumlah sekolah yang progres pembangunan fisiknya telah berjalan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berlangsung sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan dalam proses pembangunan.
“Untuk sekarang, kami sedang gencar mengadakan Anev ke sekolah-sekolah yang telah progres pengerjaan fisiknya, agar pengerjaannya tidak terjadi kekeliruan dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” jelas Feni.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian penting agar program revitalisasi dapat memberikan hasil maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pihak sekolah maupun peserta didik.
Berharap Program Berlanjut
Lebih lanjut, Feni berharap program revitalisasi satuan pendidikan tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026 saja. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah di Kepulauan Meranti memperoleh dukungan peningkatan sarana dan prasarana.
Menurutnya, keberlanjutan program revitalisasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami berharap semoga program revitalisasi ini terus bergulir dan mendapatkan hasil yang maksimal dalam pengerjaannya, demi kemajuan dan kenyamanan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Dengan bertambahnya jumlah sekolah yang masuk dalam program revitalisasi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap peningkatan infrastruktur pendidikan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas serta kenyamanan proses belajar mengajar di daerah.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang lebih layak bagi generasi penerus di Kepulauan Meranti.


Tidak ada komentar