LAMR Kepulauan Meranti Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, Hadirkan Semangat Kebangsaan Bernuansa Melayu

Hidayat Meranti
8 Agu 2026 17:16
Headline 0 156
4 menit membaca

KEPULAUAN MERANTI — Respon.co.id – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan yang berlangsung di Tepian Selat Melaka, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Sabtu (8/8/2026),

Kegiatan ini dinilai bukan hanya menghadirkan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mengangkat marwah adat serta kearifan lokal Melayu.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., saat hadir langsung dalam helat Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau.

“Atas nama LAMR dan masyarakat adat Melayu Kepulauan Meranti, kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di daerah kami,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.

Menurutnya, Ekspedisi Merah Putih Presisi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan sosial. Berbagai bantuan untuk masyarakat, pelayanan kesehatan, pembinaan keamanan, serta kegiatan kemasyarakatan menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di kawasan terluar dan perbatasan.

“Ini bukan sekadar memberi bantuan berbagai kebutuhan kelompok masyarakat dengan beragam profesi, pelayanan kesehatan, dan pembinaan keamanan. Lebih daripada itu, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di sini sarat dengan nuansa adat Melayu dan ikut melestarikan kearifan lokal. Hal ini sangat membesarkan hati kami,” katanya.

Menghidupkan Marwah Adat Melayu

Datuk Seri Afrizal Cik menilai keunikan Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kepulauan Meranti semakin terasa karena rangkaian kegiatan dikemas dengan sentuhan budaya Melayu.

Mulai dari penggunaan tanjak, penyambutan tamu kehormatan dengan tabuhan gendang, pertunjukan pencak silat, hingga tradisi makan bejamu, seluruhnya menghadirkan suasana Melayu yang kental.

“Kegiatan ini sarat bernuansa adat Melayu. Mulai dari berseragam menggunakan tanjak, tata cara penyambutan tamu kehormatan dengan tabuhan gendang, sambutan pencak silat, dan makan bejamu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, makan bejamu merupakan salah satu tata cara makan bersama dalam adat jamuan masyarakat Melayu. Hidangan disajikan dalam dulang dan dinikmati secara bersama-sama.

Lebih dari sekadar tradisi makan, makan bejamu mengandung filosofi tentang kebersamaan, persaudaraan dan silaturahmi. Tradisi tersebut juga menjadi simbol toleransi serta bentuk nyata dalam menjaga dan mewariskan adat budaya Melayu kepada generasi berikutnya.

Suasana keakraban pun tampak jelas ketika tradisi makan bejamu berlangsung. Para tamu dan masyarakat duduk serta menikmati hidangan secara bersama-sama. Sesekali terdengar percakapan ringan dan canda yang mencairkan suasana.

Tidak ada sekat antara pejabat, aparat, tokoh masyarakat maupun warga. Semuanya menyatu dalam satu suasana kekeluargaan.

Menanam Mangrove, Menjaga Tanah Melayu

Semangat menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dari Ekspedisi Merah Putih Presisi. Di kawasan tepian pantai terluar Desa Tanah Merah yang berhadapan langsung dengan Selat Melaka dan berbatasan dengan negara tetangga Malaysia, dilakukan penanaman mangrove secara bersama-sama.

Lebih dari seribu bibit mangrove ditanam dalam kegiatan tersebut.

Penanaman mangrove ini menjadi bagian dari upaya menyelamatkan kawasan pantai utara Pulau Rangsang yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami kerusakan akibat abrasi.

Bagi masyarakat setempat, mangrove bukan sekadar tanaman penahan abrasi. Keberadaannya menjadi benteng alami yang menjaga garis pantai, ekosistem pesisir, serta ruang hidup masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada kawasan perairan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Simbol Negara Hadir di Perbatasan

Datuk Seri Afrizal Cik menyebutkan, pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi di kawasan terluar Kepulauan Meranti memiliki arti strategis bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga menandakan bahwa negara hadir di kawasan perbatasan,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran berbagai unsur pemerintah, kepolisian, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat secara langsung di kawasan terluar memberikan rasa bangga dan aman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa semangat kebangsaan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian adat dan budaya lokal.

Merah Putih berkibar, adat Melayu tetap terpelihara.

Dari tepian Selat Melaka, pesan itu terasa kuat: bahwa menjaga kedaulatan bukan hanya tentang batas wilayah, tetapi juga tentang menjaga masyarakat, lingkungan, budaya, dan jati diri bangsa.

Dihadiri Berbagai Unsur

Helat Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung meriah dan penuh keakraban.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Riau yang diwakili Kabid TIK Kombes Pol Andi Yul Tanri Guling, S.IK., M.H., Kabid Dokkes Polda Riau, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.IK., Ketua DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, Sekdakab Sudandiri Jauzah, Kepala Kejaksaan Negeri, Pabung 0303/Bks Mayor Rusli, Danramil 02 Tebing Tinggi, Danposal, Kepala Balai Jalan PUPR Provinsi Riau, sejumlah kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, Masyarakat Peduli Api, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat setempat.

Bagi LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan hanya sebuah kegiatan. Ia menjadi ruang perjumpaan antara negara dan masyarakat, antara semangat kebangsaan dan kearifan lokal, serta antara kepedulian sosial dan upaya menjaga alam.

Dari tanah Melayu di tepian Selat Melaka, semangat itu tumbuh: Merah Putih dijaga, Melayu dimuliakan, negeri dirawat bersama.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x