Bupati Asmar Buka OMI 2026, Dorong Generasi Madrasah Kuasai Sains dan Teknologi Berlandaskan Nilai Islam

Hidayat Meranti
4 Sep 2026 16:40
Headline 0 38
5 menit membaca

KEPULAUAN MERANTI – Respon.co.id – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar secara resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026. Ajang kompetisi akademik tersebut digelar di Aula MTsN 1 Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Misyanto, Kasi Pendidikan Islam H. Hasbullah, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia Reza, Kepala Cabang BRK Syariah Wowid Syahputra, Ketua MUI H. Mustafa, Sekretaris Disparpora Meranti Husni Mubarak, Ketua Komite Madrasah, para kepala madrasah se-Kabupaten Kepulauan Meranti serta sejumlah tamu undangan lainnya.

OMI 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteknologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”
Bupati Asmar mengatakan, OMI tidak sekadar menjadi arena untuk berkompetisi, tetapi juga merupakan wadah untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, inovasi serta memperkuat karakter peserta didik.

Menurutnya, tema OMI 2026 sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, karena madrasah tidak hanya dituntut melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menguasai perkembangan sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“OMI merupakan ajang bergengsi yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, inovasi, serta memperkuat karakter generasi muda sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ujar Asmar.

Ia menilai OMI menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu akademik, mengembangkan talenta peserta didik serta mendorong lahirnya inovasi di bidang sains dan riset yang tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.

Melalui berbagai bidang kompetisi yang dipertandingkan, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, memecahkan berbagai persoalan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global, madrasah dituntut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21, berakhlak mulia, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Karena itu, Bupati Asmar mengajak seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas dan integritas. Ia juga meminta para guru dan pembina terus memberikan bimbingan, motivasi serta dukungan terbaik kepada peserta didik.

“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi integritas, dan menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang,” tuturnya.

Lulusan Madrasah Bisa Jadi Apa Saja

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar yang mengaku sebagai lulusan madrasah menegaskan bahwa pendidikan madrasah memiliki peluang besar dalam mencetak generasi yang mampu berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang.

Ia bahkan memberikan motivasi kepada para peserta bahwa lulusan madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk meraih berbagai cita-cita dan posisi strategis, termasuk menjadi pemimpin daerah.

Asmar juga menyampaikan komitmennya untuk membantu penyelesaian pembangunan halaman MTsN 1 Kepulauan Meranti yang saat ini masih dalam tahap renovasi.

Ia akan mengupayakan dukungan pembiayaan melalui hibah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk dari Bank Riau Kepri Syariah dan Bank Syariah Indonesia.

Kehadiran pimpinan kedua perbankan tersebut dalam pembukaan OMI 2026 diharapkan dapat menjadi peluang untuk memperkuat dukungan terhadap penyelesaian fasilitas pendidikan madrasah.

Usai membuka OMI, Bupati Asmar meninjau langsung kondisi gedung MTsN 1 Kepulauan Meranti. Ia menilai bangunan madrasah tersebut sudah sangat baik dan megah sehingga perlu dijaga serta dirawat secara optimal.

Halaman Madrasah Masih Membutuhkan Dukungan

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Misyanto menjelaskan bahwa pembangunan gedung MTsN 1 Kepulauan Meranti merupakan proyek yang bersumber dari SBSN Kementerian PUPR dan telah selesai dikerjakan.

Namun, pembangunan halaman madrasah belum termasuk dalam anggaran tersebut.

“Untuk halamannya belum selesai. Pembangunan halaman ini sementara dilakukan melalui gotong royong dan infak kawan-kawan. Namun, yang terlaksana baru sebagian sehingga masih membutuhkan dana tambahan,” jelas Misyanto.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti maupun pihak lainnya dapat memberikan dukungan sehingga pembangunan halaman madrasah dapat segera diselesaikan.

Misyanto juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan sportif, penuh semangat serta menjunjung tinggi prestasi.

“Saya berharap dengan adanya Olimpiade Madrasah Indonesia ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi madrasah dan peserta didik,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan OMI yang digelar secara rutin setiap tahun menjadi momentum bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik.

Ia turut mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai yang ditekankan dalam Kurikulum Berbasis Cinta yang diluncurkan Kementerian Agama, termasuk kecintaan kepada Allah SWT, ilmu pengetahuan dan diri sendiri.

370 Peserta Ikuti Berbagai Cabang Olimpiade

Sementara itu, Ketua Panitia OMI 2026 menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan talenta peserta didik, tidak hanya dari sisi prestasi akademik, tetapi juga membangun generasi yang inovatif dan mampu memadukan nilai-nilai Islam, penguasaan sains serta perspektif ekoteologi.

OMI tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini diikuti 370 peserta didik dari jenjang MI/SD, MTs/SMP serta MA/SMA se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Para peserta berkompetisi dalam berbagai bidang olimpiade terintegrasi, di antaranya Matematika, IPAS, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi.

Selain meningkatkan motivasi belajar serta kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, OMI juga menjadi sarana menjaring peserta didik berprestasi untuk mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada tingkat provinsi.

Pembukaan OMI 2026 ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar kepada perwakilan peserta secara simbolis.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik dari madrasah Kepulauan Meranti yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian lingkungan serta mampu menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x