Wapres Gibran Tinjau Lokasi Galodo Arosuka, Pastikan Kondisi Warga Terdampak

Ariston Biro solok
25 Sep 2026 07:38
Daerah 0 80
2 menit membaca

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Galodo Arosuka, Pastikan Kondisi Warga Terdampak

SOLOK, RESPON.CO.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau kawasan yang terdampak banjir bandang atau galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah dan masyarakat yang terdampak bencana galodo yang terjadi pada Senin malam, 21 September 2026.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, serta Bupati Solok Jon Firman Pandu.

Rombongan meninjau sejumlah titik yang mengalami dampak akibat terjangan galodo. Material lumpur, batu, pasir, kayu dan material lainnya sebelumnya menerjang sejumlah kawasan permukiman serta akses jalan warga.

Kehadiran Wapres di lokasi bencana juga menjadi kesempatan bagi pemerintah pusat untuk melihat secara langsung kondisi penanganan pascabencana yang dilakukan pemerintah daerah bersama unsur terkait dan masyarakat.

Sejak bencana terjadi, proses penanganan terus dilakukan. Petugas bersama masyarakat melakukan pembersihan material yang menutupi rumah dan badan jalan menggunakan peralatan serta alat berat.

Selain penanganan material bencana, kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi perhatian. Warga terdampak membutuhkan air bersih serta berbagai bantuan untuk mendukung pemulihan setelah galodo.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pendataan terhadap dampak bencana sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.

Kunjungan Wapres Gibran diharapkan dapat memberikan gambaran secara langsung kepada pemerintah pusat mengenai kondisi terkini kawasan terdampak serta kebutuhan masyarakat dalam proses pemulihan pascagalodo.

Penanganan bencana hingga kini masih terus berlangsung dengan melibatkan pemerintah, petugas, relawan dan masyarakat setempat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x