Minggu Kasih Polres Meranti Sasar 8 Gereja, 357 Jemaat Dapat Pesan Kamtibmas, Karhutla dan Pilkades Damai

Hidayat Meranti
30 Agu 2026 11:32
Headline 0 41
4 menit membaca

KEPULAUAN MERANTI — Respon.co.id – Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran Polsek terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih dan Minggu Keliling, Minggu (30/8/2026).

Dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., kegiatan tersebut menyasar sedikitnya delapan gereja di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.

Dari sejumlah gereja yang mencantumkan data kehadiran, sedikitnya 357 jemaat menerima secara langsung pesan-pesan kepolisian terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta ajakan menyukseskan Pilkades Serentak 2026 secara aman dan damai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Polres Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk melalui rumah-rumah ibadah.

Salah satu kegiatan berlangsung di Gereja HKBP Selatpanjang Ressort Pekanbaru, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi. Sebanyak 100 jemaat mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga.

Di hadapan jemaat, Wakapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian melalui Call Center Polisi 110.

“Apabila menemukan adanya peristiwa tindak pidana maupun membutuhkan bantuan atau pertolongan, dapat menghubungi layanan Polisi 110 dan pasti direspons dengan cepat,” ujar Kompol Detis.

Karhutla Jadi Perhatian Serius

Selain Kamtibmas, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan kepada jemaat.

Masyarakat diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Membakar hutan dan lahan bukan solusi, tetapi bencana bagi kita semua,” tegasnya.

Menurut Wakapolres, Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap, merusak ekosistem, menghambat aktivitas warga serta transportasi, dan dapat berujung pada proses hukum bagi pelakunya.

Jaga Pilkades Tetap Aman dan Damai

Momentum Minggu Kasih juga dimanfaatkan kepolisian untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga suasana kondusif menjelang Pilkades Serentak 2026.

Jemaat diminta menghormati perbedaan pilihan politik dan tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai pemicu konflik pribadi maupun isu SARA.

“Kita sama-sama menyukseskan Pilkades serentak. Beda pilihan jangan sampai menimbulkan konflik pribadi maupun SARA,” pesan Kompol Detis.

Sementara itu, kegiatan serupa juga berlangsung di sejumlah gereja lainnya.
Di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Stasi Selatpanjang–Paroki Duma, Jalan Yos Sudarso Nomor 6, sebanyak 75 jemaat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda Dominikus Turnip, S.E., bersama Kasi Keuangan Polres Kepulauan Meranti Ipda Rudi Siboro, S.H. dan personel lainnya.

Kemudian di Gereja GPDI Selatpanjang, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tebing Tinggi, sebanyak 100 jemaat menerima pesan Kamtibmas, pencegahan Karhutla dan Pilkades yang disampaikan Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti AKP Daniel Bakara bersama Plt. Kasat Tahti Ipda Dedi Santos Manullang, S.H.

Kegiatan juga digelar di GPIB Pos Pelkes Solafide Selatpanjang, Jalan Teratai, Selatpanjang Barat, yang diikuti sekitar 12 jemaat. Kegiatan dipimpin KBO Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Ipda Rijen Gurning, S.H., M.H., bersama Ipda Dedy Aritonang dan personel lainnya.

Di wilayah hukum Polsek Rangsang, Bhabinkamtibmas Aipda Suharmoko melaksanakan Minggu Keliling di tiga gereja, yakni Gereja Lahai Roi Desa Bungur, Gereja GPDI Desa Tanjung Kedabu, dan Gereja Pantekosta di Indonesia Dusun Banau, Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir.
Di tiga lokasi tersebut, jemaat mendapatkan imbauan untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas, mencegah Karhutla serta menciptakan pelaksanaan Pilkades yang aman, damai dan kondusif.

Sementara itu, Polsek Merbau melalui Bhabinkamtibmas Desa Mengkirau Aipda R.C. Sitompul bersama perwakilan Kemenag Binmas Kristen Kepulauan Meranti Susan, melaksanakan kegiatan di Pos PI Zending HKBP Suak Nipah, Jalan Panipahan Baru, RT 002/RW 003, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 jemaat.

Dengan demikian, berdasarkan lokasi yang mencantumkan data kehadiran, sedikitnya 357 jemaat telah menerima langsung pesan-pesan kepolisian dalam rangkaian Minggu Kasih tersebut.

Tidak hanya menyampaikan pesan Kamtibmas, personel kepolisian juga membagikan makanan dan minuman serta menyerahkan sarana kontak berupa kipas angin dan tali asih kepada sejumlah gereja.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, menegaskan bahwa kehadiran polisi di rumah ibadah merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi, kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan. Kami ingin hadir lebih awal, mendengar masyarakat dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Minggu Kasih tersebut, Polres Kepulauan Meranti berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman sekaligus mendukung pencegahan Karhutla dan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang damai, demokratis dan bermartabat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x