
Jakarta, 25 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) kembali menggelar Jakarta Sales Mission Pasar Tiongkok 2026 di dua kota strategis, Xiamen dan Shanghai. Agenda ini menjadi bagian dari partisipasi aktif Jakarta dalam membidik pangsa pasar strategis sekaligus sebagai kelanjutan sukses dari program serupa tahun lalu.
Langkah agresif ini didorong oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat Tiongkok sebagai penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) tertinggi ke Jakarta pada tahun 2025, dengan total mencapai 227.000 kunjungan. Dengan demikian, promosi Jakarta melalui Sales Mission di Pasar Tiongkok menjadi strategi agar wisatawan Tiongkok mengunjungi Jakarta pada periode libur sekolah dan musim panas di bulan Juli mendatang.
“Pasar Tiongkok memiliki potensi luar biasa dengan pertumbuhan outbound travelers tercepat di dunia. Jakarta Sales Mission ini adalah langkah konkret kami untuk berpromosi secara langsung, menangkap peluang investasi, serta memperkuat kerja sama ekonomi kreatif,” ujar Andhika Permata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.
Untuk memaksimalkan potensi kerja sama bisnis (B2B networking), Pemprov DKI Jakarta memboyong 17 pelaku industri pariwisata unggulan yang siap menawarkan paket wisata terbaik Jakarta: Sektor Perhotelan & Restoran: PHRI, Park Hyatt Jakarta, Plataran Indonesia, DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro, Hotel Mulia Senayan, Aryaduta Hotels Group, Santika Indonesia Hotels & Resorts, Gran Melia Jakarta, dan Novotel Hotel Mangga Dua. Sektor Travel Agent & Tour Operator: Nusaraya Tour and Travel, Nuansa Mandiri Tour, Satguru Travel, Panorama Destination, dan Universal Tour & Travel. Destinasi Wisata & Aktivitas (PUTRI & APLGI): Jakarta Aquarium Safari, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Emeralda Golf Club.
Misi ini dirancang untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi leisure dan bisnis utama di Asia Tenggara. Jakarta menawarkan ekosistem wisata yang lengkap—mulai dari wisata belanja, kuliner kaya rasa, budaya urban, lifestyle tourism, keindahan pantai, hingga fasilitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) berstandar internasional.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menjelaskan bahwa pendekatan langsung melalui Sales Mission sangat efektif dalam membangun kepercayaan pasar dan memperluas jejaring dengan outbound travel agent, operator tur, serta maskapai penerbangan di Tiongkok. Hal ini terlihat dari nilai transaksi potensial senilai Rp 5.597.790.000 pada Jakarta Sales Mission Kota Xiamen tanggal 22 Mei 2026 dan nilai transaksi potensial yang mencapai Rp 82.746.865.000 pada Jakarta Sales Mission di Kota Shanghai tanggal 25 Mei 2026.
Melalui sinergi ini, Pemprov DKI Jakarta optimistis dapat mendongkrak angka kunjungan wisman secara signifikan, menarik investasi baru di sektor parekraf, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.


Tidak ada komentar