
Rokan Hilir,respon.co.id | 23/5/2026 Puskesmas Bagansiapiapi melalui tim fogging melaksanakan penyemprotan fokus di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, RT 09 RW 03, setelah menerima laporan adanya warga yang positif Demam Berdarah Dengue [DBD].

Kepala Puskesmas Bagansiapiapi, dr. Romy Cahyadi, M.K.M.menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah mendapat laporan dari rumah sakit mengenai pasien DBD positif di wilayah kerja Puskesmas Bagansiapiapi
“Kami langsung melakukan fogging dan di lokasi ditemukan jentik nyamuk _Aedes aegypti_ beserta nyamuk dewasa lainnya. Setelah itu, kami lakukan fogging fokus dengan radius 200 meter dari titik kasus,” ujar Romy.

Hingga saat ini, Puskesmas Bagansiapiapi,mencatat 79 kasus DBD. Sejak Januari 2025, tim telah melakukan fogging di 79 titik, termasuk di beberapa sekolah di wilayah kerja.
Menurut Romy, penyebaran DBD di Kecamatan Bangko hampir merata di 4 desa dan 4 kelurahan. Namun, kasus terbanyak berada di Kelurahan Bagan Barat dan Kelurahan Bagan Hulu. Secara keseluruhan di Kecamatan Bangko, Kelurahan Bagan Barat dan Kelurahan Bagan Punak menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi.
Dr. Romy Cahyadi M. K.M. mengingatkan bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Jika lingkungan tidak diperbaiki, jentik akan kembali menjadi nyamuk dewasa dalam 2-3 minggu dan berpotensi menularkan penyakit lagi.
“Di lokasi ini kami sudah melakukan fogging sampai 3 kali pada titik yang sama. Ini menunjukkan belum ada perbaikan lingkungan meski sebelumnya kami sudah mengimbau untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk [PSN] dan gotong royong,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat tidak menunggu musim hujan untuk bergotong royong membersihkan lingkungan. Bulan Februari, Maret, dan April dinilai waktu yang tepat karena belum memasuki puncak musim hujan.
“Jentik nyamuk DBD tidak hidup di air tanah. Jentik hidup di air bersih yang tergenang, seperti di dalam plastik, penampungan air yang tidak ditutup, dan botol bekas yang dibuang sembarangan,” terang Romy.
Romy juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup [DLH] yang telah menggerakkan gotong royong massal di wilayah tersebut.
“Kami berharap tidak ada lagi warga yang terinfeksi DBD. Tapi jika ditemukan kasus, pastikan kami akan segera melakukan fogging fokus. Sekali lagi, kami minta masyarakat membersihkan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing,” tutupnya.(Redaksi)


Tidak ada komentar